Sarapan memiliki banyak manfaat, salah satunya memenuhi asupan gizi untuk beraktivitas seharian penuh. Nah, jika sedang di Surabaya, ada banyak menu sarapan yang bisa dipilih. Berikut tiga tempat sarapan yang enak dan murah.

Bubur Ayam Elizabeth

Jangan ngaku pecinta bubur ayam kalau belum mencoba kelezatan bubur yang satu ini. Sudah ada sejak 15 tahun silam, B               ubur Ayam Elizabeth buka pertama kali di jalan Imam Bonjol Surabaya. Dari harga Rp 3.500 perporsi kini menjadi Rp 10 ribu.

Buburnya yang kenyal dan hangat berpadu dengan isi yang melimpah menjadi salah satu alasan bubur ini selalu ramai dikunjungi tiap hari. Selain ayam dalam jumlah banyak, juga ada kacang kedelai, daun bawang & seledri, cakue, serta bawang goreng sebagai isi.

Tak heran, karena isi yang banyak, maka dipastikan setiap suapan, Anda akan merasakan sensasi semua bahan tadi nge-blend jadi satu. Sebagai pendamping ada kerupuk dan emping. Namun ingat, bubur ini tidak seperti kebanyakan bubur di Jakarta yang memakai kuah kuning. Bubur Ayam Elizabeth kini memiliki beberapa cabang. Di antaranya di jalan Diponegoro dan Dinoyo.

Bubur Ayam. FOTO : Beerita.id

Nasi Pecel Bu Wit

Jika ingin mencari sarapan yang Surabaya banget, ya pecel pilihannya. Setiap pagi pasti akan banyak bakul pecel yang berjualan, menyajikan menu lezat dan sehat berbahan sayur yang disiram bumbu kacang.

Salah satu nasi pecel yang bisa dipilih adalah Nasi Pecel Bu Wid yang ada di Dukuh Kupang XX.

Nasi pecel ini sangat terkenal karena kelezatan dan porsi yang jumbo. Dengan Rp 10 ribu Anda bisa mendapatkan satu porsi lengkap nasi pecel yang berisi sayur mayur, orek tempe, tahu bumbu bali, serundeng, lodeh manisa, peyek kacang, dan satu pilihan lauk.

Lauk sendiri ada beragam, seperti ikan bandeng, ayam crispy, empal, ayam bumbu rujak, atau telur dadar.

Disarankan, Anda datang pagi-pagi jika tidak mau kehabisan. Sebab, begitu buka pada pukul 06.00, pecel Bu Wid biasanya sudah ludes pada pukul 8.30.

Lontong Balap Pak Atok

Khusus tempat yang satu ini bakal menawarkan sensasi makan yang berbeda. Hangat, berkuah, pedas, dan gurih. Ke Surabaya memang tak lengkap kalau belum mencicipi lontong balap. Makanan khas Kota Pahlawan ini banyak tersebar di sudut-sudut kota. Menikmatinya pun bisa kapan saja, termasuk sarapan. Seporsi lontong balap berisi lontong, tahu, dan lento yang disiram sayur toge. Sebagai pelengkap bisa pakai sate kerang dan kerupuk.

Satu tempat yang direkomendasikan adalah Lontong Balap Pak Atok yang ada di sudut jalan Tentara Genie Pelajar (atau dikenal dengan jalan Patua). Tepatnya di seberang SMK Negeri 2 Surabaya. Seporsi lontong balap hanya dibanderol Rp 6000 saja. Plus sate kerang dan teh manis jadi Rp 10 ribu. Murah bukan? (bee7)