Bung Yon, seorang bos di sebuah perusahaan besar tiba-tiba melakukan inspeksi mendadak ke pabriknya untuk melihat kinerja para karyawannya. Di pabrik keempat, ia menemukan seorang pria muda yang tengah bersandar di dekat pintu, nampaknya ia tengah bersantai.

Semua pekerja yang ada di ruangan itu tengah sibuk bekerja, kecuali dirinya. Bung Yon segera menghampiri pemuda tersebut dan bertanya, “Berapa gajimu seminggu?” Dengan sedikit terkejut, pemuda itu melihat ke arah Bung Yon dan berkata, “Hmmmm sekitar 500.000 per minggu, kenapa memangnya?”

Bung Yon mengeluarkan dompetnya dan mengambil dua puluh lembar uang 100 ribu-an. Ia mengulurkannya pada si pemuda, “Ini gajimu untuk sebulan dan cepat pergi dari sana. Aku tak mau melihatmu lagi!”

Dengan keterkejutan luar biasa dan juga takut, si pemuda segera meninggalkan tempat tersebut tanpa banyak bicara. Lalu dengan muka berwibawa Bung Yon melihat para stafnya yang sedari tadi memperhatikan adegan itu. “Adakah yang tahu, dari divisi manakah pemuda pemalas tersebut?” tanyanya.

Suasana menjadi hening sampai akhirnya seorang staf menjawab dengan sedikit ketakutan, “Ia tak bekerja disini. Ia adalah tukang mie ayam yang mengantar pesanan personalia…”