Beerita.id – Sampai saat ini kanker dikenal sebagai penyakit yang mematikan. Dampaknya yang serius mampu dengan cepat merenggut nyawa seseorang. Mari selalu hidup sehat dengan menjaga pola makan, pola hidup, dan pola istirahat.

Berikut kami tampilkan penjelasan singkat tentang jenis penyakit kanker dan gejala yang biasa menyertai. Tujuannya, tentu kita bisa melakukan deteksi dini jika merasa memiliki tanda-tanda seperti di bawah ini.

Kanker Darah

Penyakit ini menyerang sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Dalam kondisi normal, sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya, untuk memberantas infeksi yang muncul.

Namun bagi pengidap kanker darah, sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal. Tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Gejalanya :

  • Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan
  • Demam
  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Muntah-muntah
  • Keringat berlebihan, terutama malam hari
  • Nyeri pada tulang dan sendi
  • Penurunan berat badan secara drastic
  • Pembengkakan pada limfa
  • Muncul infeksi yang parah
  • Mudah mengalami pendarahan seperti mimisan
  • Muncul bitnik merah pada kulit.

Kanker Hati

Penyakit ini adalah tipe kanker paling umum kelima di antara laki-laki, dan ketujuh di antara wanita. Sekitar 85% kasus kanker hati di dunia terjadi di negara berkembang. Kanker hati terbagi menjadi dua kategori, yang pertama adalah primer yaitu kanker yang berawal di organ hati dan termasuk jenis kanker yang berpotensi fatal. Kedua, kanker hati sekunder yang bermula di bagian tubuh lain, seperti usus, sebelum menyebar ke hati.

Gejalanya:

  • Kelelahan
  • Penurunan berat badan tanpa sebab
  • Mual-mual
  • Muntah
  • Kulit dan bagian putih mata akan menguning akibat meningkatnya kadar bilirubin dalam tubuh manusia
Foto pixabay.com

Kanker Kulit Melanoma

Penyakit ini dimulai dari kulit manusia dan bisa menyebar ke organ lain dalam tubuh. Kemunculan tahi lalat baru atau perubahan pada tahi lalat yang sudah ada biasanya menjadi pertanda umum atau gejala melanoma. Hal ini bisa terjadi di seluruh tubuh, tapi beberapa bagian tubuh yang sering terkena kemunculannya adalah wajah, tangan, punggung, dan kaki.

Kanker Lambung

Jenis kanker ini menggerogoti lambung, yaitu organ di dalam rongga perut manusia yang menjadi salah satu bagian dari sistem pencernaan. Penyakit ini dapat diidap oleh segala usia, meski sebagian besar penderitanya berusia 55 tahun ke atas.

Gejalanya :

  • Kembung dan sering bersendawa
  • Perut terasa mulas atau sakit
  • Nyeri pada tulang dada
  • Cepat kenyang saat makan
  • Mual
  • Muntah
  • Sulit menelan makanan

Beberapa gejala kanker lambung pada tahap yang lebih parah adalah:

  • Muntah darah
  • Anemia
  • Sakit kuning
  • Hilang nafsu makan
  • Tinja berwarna hitam atau terdapat darah pada tinja
  • Tubuh terasa lelah
  • Penurunan berat badan
  • Pembengkakan pada perut

Kanker Lidah

Kanker lidah paling sering tumbuh dan berkembang pada sel-sel skuamosa yang ada di permukaan lidah. Jenis kanker lidah ini dikenal dengan istilah karsinoma sel skuamosa.

Gejalanya :

  • Sakit tenggorokan yang berlangsung terus-menerus.
  • Bercak berwarna merah atau putih, benjolan, atau sariawan yang tidak kunjung sembuh.
  • Sakit saat menelan.
  • Rasa kebas dalam mulut yang tidak kunjung hilang.
  • Pendarahan tanpa sebab yang jelas pada lidah.
  • Rasa sakit pada telinga.

Kanker Mulut

Kanker mulut merupakan jenis kanker yang tumbuh dan berkembang di dalam mulut. Misalnya pada lidah, gusi, bibir, dinding mulut, serta langit-langit mulut. Kanker ini dapat menyebar secara langsung ke jaringan-jaringan di sekitar mulut atau melalui kelenjar getah bening.

Gejalanya :

  • Sariawan yang tidak kunjung sembuh
  • Bercak kemerahan atau putih dalam mulut.
  • Terdapat benjolan atau penebalan pada dinding dalam mulut
  • Rasa sakit dalam mulut terutama lidah
  • Sulit saat menelan serta mengunyah
  • Gigi yang goyang tanpa penyebab jelas
  • Perubahan suara
  • Mengalami kesulitan saat bicara
  • Pembengkakan kelenjar getah bening pada leher
  • Rahang yang terasa kaku atau sakit
  • Sakit tenggorokan

Kanker Mata

Kanker mata bisa menyerang bagian luar mata (misalnya, kelopak) atau bagian dalam mata (kanker intraokular). Selain itu, kanker ini juga bisa terjadi akibat penyebaran dari kanker pada organ lain.

Gejalanya:

  • Muncul bitnik hitam pada iris mata
  • Sering merasa silau
  • Terasa ada bitnik-bintik serta garis yang menghalangi pandangan
  • Pandangan kabur atau kehilangan kemampuan penglihatan
  • Perubahan bentuk pupil atau jaringan di sekitar mata
  • Pembengkakan pada salah satu mata
  • Terdapat benjolan pada kelopak atau bola mata yang makin membesar
Foto pixabay.com

Kanker Otak

Kanker ini adalah hasil dari pertumbuhan sel-sel di otak secara tidak wajar dan tidak terkendali. Tidak semua tumor otak bersifat ganas sehingga bisa dikategorikan sebagai kanker. Kanker otak ganas adalah tumor yang cepat menyebar ke bagian lain otak dan tulang belakang.

Tumor otak primer adalah tumor yang berawal di otak. Sebagian besar tumor otak ganas adalah kanker sekunder, yang berarti bahwa sel kanker awalnya bermula di organ tubuh lain dan kemudian menyebar ke otak.

Gejalanya:

  • Kelelahan berlebihan dan mudah mengantuk
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan berjalan dan berbicara
  • Muntah-muntah
  • Sakit kepala dan kejang-kejang

Kanker Ovarium

Kanker ovarium tumbuh pada indung telur atau ovarium. Kanker ini paling sering menyerang wanita yang sudah mengalami masa menopause atau umumnya berusia 50 tahun ke atas. Walaupun begitu, bahaya kanker ini dapat diidap oleh semua wanita pada segala usia.

Gejalanya:

  • Pembengkakan pada perut
  • Perut selalu terasa kembung
  • Sakit perut
  • Penurunan berat badan
  • Cepat kenyang
  • Mual
  • Perubahan pada kebiasaan BAB. Misalnya kostipasi
  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat
  • Sakit saat berhubungan seks

Kanker Pankreas

Pankreas adalah sebuah kelenjar besar yang merupakan bagian dari sistem pencernaan dan memiliki panjang sekitar 15 cm. Kanker pankreas merupakan penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya tumor di dalam pankreas. Penyakit ini bisa dialami oleh pria maupun wanita, dan biasanya terjadi pada orang-orang yang berusia lanjut atau di atas 75 tahun.

Gejalanya:

  • Demam dan menggigil
  • Gatal-gatal pada tubuh
  • Darah mudah menggumpal
  • Mual dan muntah
  • Gangguan pencernaan
  • Perubahan pola BAB
  • Hilangnya selera makan

Kanker Paru-Paru

Ini adalah salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi, namun termasuk juga jenis yang paling bisa dicegah. Pada tahap awal, tidak ada tanda atau gejala kanker paru-paru yang jelas. Tapi kemudian gejala seperti batuk secara berkelanjutan hingga mengalami batuk darah, selalu merasa kehabisan napas, kelelahan tanpa alasan,dan penurunan berat badan akan muncul.

Kanker Payudara

Kanker ini menyerang organ payudara. Payudara terbentuk dari lemak, jaringan ikat, dan ribuan lobulus (kelenjar kecil penghasil air susu). Saat seorang wanita melahirkan, Air Susu Ibu (ASI) akan dikirim ke puting melalui saluran kecil saat menyusui.

Sel-sel dalam tubuh biasanya tumbuh dan berkembang biak secara teratur. Sel-sel baru hanya terbentuk saat dibutuhkan. Tetapi proses dalam tubuh pengidap kanker akan berbeda.

Proses tersebut akan berjalan secara tidak wajar sehingga pertumbuhan dan perkembangbiakan sel-sel menjadi tidak terkendali. Sel-sel abnormal tersebut juga bisa menyebar ke bagian-bagian tubuh lain melalui aliran darah. Inilah yang disebut kanker yang mengalami metastasis.

Gejalanya:

  • Munculnya benjolan di payudara
  • Warna kulit payudara berubah
  • Putting terasa sakit
  • Muncul benjolan pada ketiak
Foto pixabay.com

Kanker Prostat

Prostat adalah kelenjar kecil di panggul pria yang merupakan bagian dari sistem reproduksi. Prostat berada di bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat mengelilingi uretra, yaitu saluran yang membawa urin dari kandung kemih ke penis.

Gejalanya:

  • Lebih sering buang air kecil, terutama saat malam hari
  • Merasa nyeri saat buang air kecil
  • Merasa kandung kemih selalu penuh
  • Darah dalam urin atau air mani
  • Tekanan saat mengeluarkan urin berkurang

Kanker Rahim

Kanker rahim atau juga sering disebut kanker endometrium adalah penyakit kanker yang biasanya menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim. Kanker ini juga dapat menyerang otot-otot di sekitar rahim sehingga membentuk sarkoma uteri. Tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

Gejalanya:

  • Pendarahan pada vagina di luar siklus mentruasi atau bahkan setelah menopause
  • Rasa sakit yang timbul juga diperhatikan seperti pada panggul, atau ketika berhubungan seksual
  • Adanya benjolan di perut bawah
  • Kehilangan berat badan tanpa alasan yang jelas
Foto pixabay.com

Kanker Serviks

Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Pada tahap awal, kanker serviks biasanya tidak memiliki gejala. Gejala kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause.

Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan adalah tumor yang tumbuh dan berkembang di tenggorokan, sekitar faring, laring, atau tonsil. Sama seperti kanker mulut dan lidah, sebagian besar kanker tenggorokan yang dialami pasien memiliki jenis karsinoma sel skuamosa.

Gejalanya:

  • Sulit menelan
  • Perubahan suara
  • Batuk kronis
  • Sakit tenggorokan
  • Telinga yang sakit atau berdengung
  • Benjolan yang tidak kunjung sembuh
  • Berat badan turun
  • Pembengkakan pada mata, rahang, tenggorokan, atau leher

Kanker Testis

Kanker yang terjadi ketika sel-sel mulai tumbuh secara abnormal pada bagian testis. Kanker testis adalah jenis kanker yang cukup langka, tapi kondisi ini paling sering menjangkiti pria pada usia 15-49 tahun.

Gejalanya:

  • Benjolan atau pembengkakan di salah satu testis
  • Rasa sakit yang tajam atau pegal pada bagian testis
  • Skrotum akan terasa berat
  • Sering lelah

Kanker Tiroid

Kanker tiroid adalah pertumbuhan sel abnormal di dalam kelenjar tiroid. Kanker tiroid merupakan sejenis kanker yang cukup jarang terjadi dan biasanya mudah disembuhkan jika diketahui sejak awal.

Gejalanya:

  • Sakit tenggorokan
  • Kesulitasn dalam menelan
  • Rasa sakit pada bagian leher
  • Pembengkakan pada bagian leher
  • Suara serak dan tak berubah selama berminggu-minggu

Kanker Tulang

Kanker tulang terbagi menjadi dua, yaitu kanker tulang primer dan sekunder. Dinamakan primer jika kanker muncul dan berkembang langsung di dalam tulang. Sedangkan kanker tulang sekunder adalah kanker yang berasal dari bagian tubuh lain yang menjalar ke tulang.

Gejalanya:

  • Nyeri pada daerah tulang yang diserang. Berangsur-angsur akan semakin sakit
  • Daerah sekitar tulang yang kena kanker akan alami pembengkakan dan berwarna kemerahan
  • Sendi sulit digerakkan
  • Tulang jadi lemah dan rapuh
  • Tubuh sering terasa lelah
  • Berkeringat terutama pada malam hari

Kanker Usus Besar

Kanker usus besar adalah jenis kanker yang menyerang usus besar atau bagian terakhir pada sistem pencernaan manusia. Penyakit ini dapat diidap oleh segala usia, meski 90 persen penderitanya berusia di atas 60 tahun.

Gejalanya:

  • Adanya darah pada kotoran atau pendarahan di anus
  • Berubahnya tekstur kepadatan kotoran
  • Menurunnya berat badan
  • Sering merasa lelah
  • Nyeri atau kram pada bagian perut
  • Perut kembung
  • Meningkatnya frekuensi BAB atau diare
  • Hilang nafsu makan
Foto pixabay.com

Kanker Vagina

Kanker vagina adalah jenis kanker langka yang muncul pada vagina. Ada dua jenis kanker vagina, primer dan sekunder. Disebut sekunder jika kanker yang pertama kali muncul di bagian tubuh lain, namun menjalar ke vagina. Sedangkan disebut primer jika kanker yang pertama kali muncul di vagina.

Gejalanya:

  • Muncul rasa gatal atau ada benjolan pada vagina
  • Cairan keputihan yang mengandung darah dan berbau
  • Pendarahan di luar siklus mentruasi atau setelah berhubungan intim
  • Konstipasi
  • Rasa nyeri saat berhubungan intim dan buang air kecil
  • Urin bercampur darah
  • Pendarahan setelah menopause
  • Sering buang air kecil
  • Nyeri pada rongga panggul

Limfoma
Ini adalah kanker yang muncul dalam sistem limfatik yang menghubungkan noda limfa atau kelenjar getah bening di seluruh tubuh. Sistem limfatik termasuk bagian penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia.

Gejalanya:

  • Selalu merasa lelah
  • Sering berkeringan pada malam hari
  • Demam dan menggigil
  • Sering mengalami infeksi
  • Gatal-gatal di seluruh tubuh
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
  • Tidak nafsu makan
  • Pembengkakan pada perut
  • Batuk yang tidak kunjung sembuh
  • Gangguan pernafasan dan sakit di bagian dada

Multiple Myeloma

Ini adalah jenis kanker yang menyerang sel plasma pada tulang sumsum penderita. Yakni ketika pertumbuhan jumlah sel myeloma lebih banyak dari jumlah sel darah sehat. Sehingga, alih-alih memproduksi protein penghasil antibodi pencegah infeksi penyakit, sel kanker ini justru memproduksi protein abnormal yang akhirnya merugikan.

Gejalanya:

  • Kehilangan selera makan
  • Konstipasi
  • Sering merasa mual
  • Sakit tulang terutama di dada atau tulang belakang
  • Sering merasa lelah
  • Sering haus
  • Mudah terserang infeksi
  • Penurunan mental
  • Mengalami mati rasa pada kaki.