Beerita.id – Kelezatan kuliner Malang memang sudah melegenda. Setelah di bagian pertama banyak mengupas mie dan bakso, di bagian ini banyak kuliner yang tak kalah lezat. Wajib banget dicoba saat Anda berendezvous ke Malang. Berikut daftar lanjutannya.

Foto : pixabay.com

Ronde Titoni

Setelah membahas aneka olahan mie dan juga bakso, sekarang saatnya Anda menikmati suguhan ringan yang cocok untuk udara Malang yang dingin saat malam. Namanya Ronde Titoni dan terletak di Jalan Zainul Arifin Malang. Kedai yang menyajikan aneka ronde dan juga angsle ini buka sejak tahun 1948 dan terus bertahan hingga sekarang.

Kenikmatan dari Ronde Titoni tidak perlu diragukan lagi. Bahkan para pembesar kuliner di Indonesiaseperti Bak Bondan saja rela datang ke tempat kuliner di Malang ini. Meski tempatnya kecil dan sangat sederhana, rasa yang akan Anda dapatkan sangatlah sempurna. Bahkan, satu mangkuk ronde saja tidak akan membuat Anda puas hingga rasanya ingin membungkus beberapa porsi.

Menu utama di kedai ini adalah angsle dan ronde. Untuk ronde ada dua jenis, pertama ronde kering dan yang kedua ronde basah. Kedua makanan ini sama-sama nikmat dan membuat tubuh jadi hangat. Tumbukan jahe terbaik yang digunakan serta bola-bola ketan dengan isi kacang tumbuk manis membuat kudapan sederhana ini tidak pernah sepi pengunjung.

Bubur Ayam Agus

Bubur ayam mungkin sudah banyak muncul di berbagai daerah terutama yang khas seperti di Bandung. Meski demikian, bubur ayam khas Malang yang diolah dengan sangat sederhana ini terus bertahan dan tetap menjadi kegemaran mereka yang menyukai chinese food yang halal, enak, dan bisa dimakan setiap saat.

Bubur Ayam Agus terletak di Jalan Simpang Wilis No. 4 Malang. Di deretan ruko inilah salah satu bubur paling nikmat di Malang dijual. Dari pagi hingga malam, Anda bisa datang untuk menikmati bubur yang memiliki tekstur lembut dan aneka topping nikmat seperti suwir ayam, bawang goreng, dan sayuran hijau seperti bawang daun serta seledri.

Selain menjual aneka olahan bubur, kedai yang cukup eksklusif ini juga menjual aneka hidangan seperti misalnya olahan mie, bakso, dan juga lumpia. Harga makanan di tempat ini sekitar Rp25.000, cukup murah untuk hidangan nikmat dan melegenda hingga kadang harus antre untuk mendapatkan satu porsinya.

Foto : pixabay.com

Pos Ketan Legenda

Dibuka pertama kali pada tahun 1967, kedai yang menjual aneka olahan ketan ini cukup laris di kalangan pelancong. Letaknya yang strategis dan cuma beberapa meter dari Alun-alun Batu membuat tempat kuliner Malang ini tidak pernah sepi oleh pengunjung. Bahkan, Anda harus antre cukup lama untuk mendapatkan satu porsi ketan dan mendapatkan tempat duduk yang nyaman.

Kedai ini buka pada pukul 10.00 dan tutup pada pukul 02.00 setiap harinya. Agar tidak begitu antre, Anda bisa datang lebih sore atau menjelang dini hari. Biasanya kedai mulai sepi dan Anda bisa dengan leluasa memilih menu andalan sembari menikmati udara Batu yang sangat dingin di malam hari.

Pos Ketan Legenda yang sering menjadi tempat nongkrong anak muda ini memiliki cukup banyak olahan ketan. Ada ketan bubuk orisinal, ketan cokelat, hingga ketan dengan durian yang rasanya sangat nikmat. Anda bisa mencoba aneka ketan yang ada dengan harga sekitar Rp10.000-an belum dengan minuman andalannya seperti susu jahe segar dari peternakan sapi di Batu.

Sego Resek

Meski namanya resek, nasi yang cukup melegenda dan bertahan selama beberapa dekade ini tidak berisi sampah. Justru berisi banyak isian yang nikmat seperti kecambah, kubis, daun bawang, dan juga topping nikmat berupa ayam goreng suwir, jeroan, dan juga telur yang digoreng dengan sangat sempurna. Terletak di perempatan Kasin, Malang, kedai kecil ini buka dari pukul 17.30. Biasanya saat kedai buka sudah ada puluhan orang yang antre untuk mendapatkan satu porsi Sego Resek. Kalau Anda ingin mendapatkan nasi legendaris ini datanglah setelah Magrib agar tidak kehabisan atau antre panjang.

Sego Resek berbeda dengan nasi goreng pada umumnya. Nasi yang gurih ini dimasak menggunakan arang yang panas. Selain itu, pedagang juga memasaknya dalam porsi yang besar. Anda bisa menikmati atraksi pedagang yang memasak nasi lebih dari 2 kilogram dalam satu kali waktu dan menyajikannya dengan sangat cepat. Harga satu porsi Sego Resek sekitar Rp15.000 saja.

Rawon Nguling

Malang juga memiliki kuliner jenis rawon yang sangat legendaris. Terletak di Jalan Zaenal Arifin, Rawon Nguling berhasil menjadi salah satu kuliner Malang yang terbaik. Kuliner yang mengolah daging sapi dengan bumbu rempah ini cocok sekali disantap saat sarapan atau makan malam. Apalagi kuah rawon ini cukup nikmat hingga Anda akan menyeruputnya hingga habis.

Yang menjadikan Rawon Nguling berbeda dengan rawon kebanyakan adalah daging yang menjadi isiannya. Biasanya kedai rawon menyajikan daging yang cukup alot karena tidak memotong serat. Daging pada rawon ini cukup empuk dan diiris besar-besar. Satu porsi rawon akan membuat Anda puas menikmati daging dan juga kuahnya yang istimewa.

Satu porsi rawon istimewa lengkap dengan nasinya dibanderol seharga Rp40.000. Meski terdengar cukup mahal, Anda akan puas dengan banyaknya daging dan juga rasanya yang juara. Untuk pendamping rawon, Anda bisa menyantap tempe, mendol, perkedel, babat goreng, dan juga empal daging yang gurih dan tidak terlalu alot.

Foto : pixabay.com

Pia Mangkok

Kalau Jogja memiliki Bakpia Patok yang sering kali dijadikan oleh-oleh khas Jogja, Malang memiliki Pia Mangkok yang sudah sangat melegenda. Terbuat dengan bahan-bahan terbaik dan dikerjakan secara tradisional, kuliner Malang ini selalu menjadi oleh-oleh wajib yang harus Anda beli ketika mengunjungi Malang.

Pia Mangkok memiliki bungkus yang unik. Kue yang telah dipanggang hingga keemasan ini dimasukkan ke dalam bungkus kertas. Bungkus ini akan membuat pia jadi lebih awet dan terlihat unik. Anda bisa memborong aneka jenis pia mulai dari rasa orisinal seperti kacang hijau hingga rasa modifikasi seperti durian, cokelat, hingga keju yang dicari oleh banyak orang.

Harga satu bungkus pia cukup murah. Untuk isi 25 hanya dihargai Rp75.000 saja. Selain itu untuk rasa cokelat dan tangkwee juga dibanderol dengan harga relatif sama meski kemasannya lebih kecil. Pia Mangkok memiliki dua toko di Malang, pertama di Jalan Semeru dan yang kedua berada di kawasan Jalan Soekarno Hatta.

Warung Brintik

Ingin sarapan rawon yang enak dan hangat dengan kuah kental, gurih, dan daging sapi yang empuk? Silakan datang ke Warung Brintik yang terletak di Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Klojen, Malang. Kuliner Malang ini buka sejak pukul 05.00 pagi dan tutup pada pukul 16.00.

Warung Brintik menyajikan kuliner rawon sejak tahun 1942. Di tempat ini, Anda bisa makan rawon yang diolah dengan sangat tradisional sambil menyantap lauk seperti empal, perkedel, dan tempe goreng.

Harga satu porsi rawon di kedai ini sekitar Rp20.000. Dengan harga yang cukup terjangkau itu, Anda bisa dapat rawon dengan daging cukup banyak dan kuah yang nikmat diseruput hingga habis.

Es Tawon Kidul Dalem

Dahulu kala pada tahun 1950-an, kawasan Kidul Dalem, Malang memiliki kedai es yang kerap didatangi tawon. Kuah gula yang digunakan mengundang tawon untuk datang. Saat ini, tawon atau lebah itu memang sudah tidak ada, tapi kelezatan esnya tetap terjaga.

Saat ini, kedai kecil yang menjual es ini dikelola oleh anak cucu dari pembuat asli. Untuk rasa es yang disajikan, resepnya masih sama sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan kualitasnya.

Harga satu porsi dari es campur tradisional ini sekitar Rp10.000 saja. Dengan nama besar dan rasa terbaik, harga ini tidak seberapa dan terbilang sangat murah. Anda harus mencobanya saat datang ke Malang. (Bee 5)