Lembaga kursus baca Alquran Islamic Center Surabaya akhir pekan lalu menyelenggarakan technical meeting untuk penerimaan santri baru. Bertempat di sekretariat jalan Raya Dukuh Kupang, acara tersebut merupakan kegiatan rutin setiap 6 bulanan.

“Dan ini sudah terselenggara sebanyak 59 periode,” kata Pimpinan Kursus Islamic Center Surabaya Supandi S.Ag S.Pd.I.

Lebih lanjut Supandi menjelaskan, kehadiran Islamic Center sebagai lembaga kursus adalah untuk melatih para santriwan dan santriwati agar bisa meneladani sekaligus menyerap makna dari kitab suci Alquran.

Pimpinan Kursus Islamic Center Surabaya Supandi S.Ag S.Pd.I

Tak heran, dalam acara itu, beberapa santri lama juga diberi kesempatan unjuk kemampuan membaca Alquran di hadapan santri-santri baru.

Menariknya, mereka yang belajar di sini berasal dari latar belakang yang berbeda. Baik secara usia, maupun pekerjaan. “Tapi itu tidak menjadi masalah. Sebab yang terpenting adalah, niatnya sama-sama ingin ibadah dan memperbaiki kualitas membaca serta memahami Alquran,” tegas Supandi.

Ada lima jenis kursus dan pencapaian yang disediakan di sana. Pertama adalah Baca Alquran yang terbagi dalam tingkat dasar, tingkat tadarus, dan tingkat tartil.

Santri kelas tartil

Kedua, seni baca Alquran (qiro’ah). Ketiga, terjemah Alquran. Keempat ada tafsir Alquran, dan terakhir sholat dan hukum Islam (fiqih).

Untuk masa pendidikan selama 6 bulan sekali. Kemudian santri akan mendapat ujian. Sedangkan untuk wisuda diselenggarakan setiap dua tahun.

Menurut Supandi pembelajaran di Islamic Center menggunakan metode tilawati yang menyenangkan dan tidak membosankan.

“Karena kami berharap, dapat menyelenggarakan pendidikan dengan meletakkan dasar-dasar pengenalan Alquran bagi tingkat pemula sampai mahir dengan baik dan benar sesuai ilmu tajwid.”

Hj Fanany Hasiyati, salah satu santri Islamic Center

Manfaat kursus di sana dirasakan betul oleh Fanany Hasiyati. “Selama belajar di sini, banyak sekali ilmu yang saya dapatkan. Apalagi pengajarnya sangat telaten. Dan yang terpenting, saya bisa menambah teman dan saudara baru,” jelasnya.

Santri kelas tartil saat tampil

Hingga saat ini, Islamic Center telah meluluskan ribuan santri.
Biaya yang dikenakan untuk kursus di sini sangat terjangkau. Mulai dari Rp 375 ribu – Rp 450 ribu persemester (Bee 6).