Beerita.id – Sering kebut-kebutan bawa kendaraan saat di jalan tol? Sebaiknya mulai sekarang kebiasaan itu dihilangkan. Sebab, saat ini petugas tidak main-main untuk segera melakukan penindakan. Salah satunya sanksi tilang.

Setiap jalan raya, sudah diatur batas kecepatan kendaraan yang melaju, termasuk juga di jalan tol. Aturan ini juga sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri (PM). Tepatnya pada PP Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 23 ayat 4 dan PM Perhubungan tentang Tata Cara Penetapan Batas Kendaraan pasal 3 ayat 4.

Dalam kedua peraturan tersebut, sama-sama mengatur bahwa batas kecepatan terendah di jalan tol adalah 60 kpj. Sedangkan batas kecepatan tertinggi, maksimum 100 kpj. 

Ilustrasi


Belum lama ini terjaring lebih dari 50 mobil yang melanggar batas kecepatan kendaraan saat melaju di jalan tol. Tepatnya jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) yang sedang digelar operasi ambang batas kecepatan oleh Satuan Patroli Jalan Raya Jatim III Ditlantas Polda Jatim.

Operasi ini juga menjadi satu di antara rangkaian Operasi Patuh Semeru 2019. Barang siapa yang melanggar peraturan tersebut, maka akan dikenakan sanksi pidana kurungan atau denda. Hal ini sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 287 ayat 5 jo pasal 106 ayat 4 huruf g atau pasal 115 huruf a. Di situ tertulis bahwa sanksi pidana kurungan dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000. (Bee 5)