Beerita.id – Enam hari (5 – 10 November 2019) penyelenggaraan BAF Fair Surabaya yang dipusatkan di atrium utama Royal Plaza Surabaya berlangsung sukses. Sedikitnya ribuan orang hadir silih berganti setiap hari, baik untuk mendapatkan informasi, melakukan transaksi, atau mengikuti event pendukung seperti lomba dan talkshow.

Tak heran, dengan antusiasme yang baik seperti ini, manajemen kemungkinan besar akan menjadikan event ini sebagai agenda rutin tahunan. ”Sambutan masyarakat Surabaya dan sekitarnya seperti Sidoarjo, Gresik, Madura, dan daerah lain sangat baik. Kami mengapresiasi ini semua. Terima kasih,” kata Sudiyono Abdullah Branch Head Surabaya 1 BAF.

Antusiasme pengunjung dalam event BAF Fair Surabaya

Menurut Sudiyono, ramainya event tersebut tak lepas dari berbagai promo dan penawaran menarik yang diberikan BAF sebagai perusahaan pembiayaan nasional terkemuka. Di antaranya adalah DP 0 rupiah dan hadiah total puluhan juta bagi yang mengambil unit sepeda motor Yamaha baru selama pameran.

Kemudian ada juga voucher belanja senilai hingga Rp 1 juta untuk pengambilan mobil. Cashback Rp 500 ribu bagi pembiayaan Dana Syariah. ”Dan program Rp 49 ribu sudah bisa bawa alat elektronik idaman,” tegas dia.

Jajaran manajemen BAF

Lebih lanjut pria yang berkantor di Gubeng Pojok no 29 itu menjelaskan, pencapaian BAF tahun ini cukup baik. Sebagai contoh, untuk divisi motor, semester tahun ini pencapaiannya 106 persen. Divisi multiproduk juga mengalami pencapaian peningkatan di angka 132 persen. Dana Syariah malah meningkat hampir 200 persen. ”Dana Syariah selalu overtarget, Itu tidak lepas dari posisi BAF yang selalu menguatamakan kualitas serta merupakan perusahaan pertama kali yang mendapat ijin pembiayaan syariah di Indonesia,” tegas dia.

Hal yang sama disampaikan oleh Mario Faisal Branch Head Surabaya 2. Menurutnya, kondisi saat ini sudah baik. Ke depannya tentu akan lebih ditingkatkan lagi sehingga mampu memberikan hasil maksimal. ”Target pertumbuhan tahun depan adalah double digit,” jelas Mario.

Untuk transaksi pembiayaan Mobil, Mario menjelaskan ada kenaikan. Itu sejalan dengan semakin membaiknya kondisi perekonomian Indonesia dan meningkatnya lifestyle masyarakat. (Bee 6)