Manjakan Anak dengan Festival Memengan

beerita.id – Taman Blambangan Banyuwangi kemarin (23/7) terlihat semarak oleh kehadiran lebih dari 3.500 anak.

Tidak sekadar berkumpul, ribuan bocah asal Kabupaten Ujung Timur Pulau Jawa tersebut juga bermain ragam permainan tradisional.

Ada yang bermain hulahop, engklek, atau lompat tali. Ada pula yang bermain bedhil-bedhilan alias tembak-tembakan, patel lele, jek-jekan, dan mobil-mobilan.

Foto : pixabay.com

Ya, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2019, Pemkab Banyuwangi menggeber Festival Memengan Tradisional kemarin. Menurut Bupati Abdullah Azwar Anas, event itu digelar sebagai penegasan bahwa festival yang digelar pemkab Banyuwangi bukan hanya untuk kalangan dewasa, tetapi juga untuk anak-anak.

Festival Memengan yang digelar pemkab kemarin mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang. Dia berbaur dengan ribuan anak. Dia juga menyempatkan untuk mendorong mobil-mobilan yang dimainkan anak-anak. Bupati Anas yang sejak awal mendampingi Saut memegang “senapan” mainan dari gedebok.

Saut yang berada di Banyuwangi dalam rangka road show bus KPK bertajuk Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi menuturkan, festival tersebut bukan urusan remeh, melainkan urusan besar yang berkaitan erat dengan masa depan bangsa Indonesia. Dia menjelaskan, anak-anak adalah masa depan bangsa Indonesia. (Bee 8)

Leave A Reply

Your email address will not be published.