Kunci Kesembuhan Covid-19, Disiplin

10

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beerita.id – Pekan lalu, hand sanitizer sempat langka di masyarakat. Untungnya banyak pihak yang tergerak membuat produk tersebut dan dibagikan ke masyarakat. Salah satunya seperi yang dilakukan Laili Hijrah Series.

“ini bentuk CSR kami,” ujar Diva Arfiani tim Laili Hijrah Series.

Lebih lanjut, Diva Arfiani mengatakan kunci keberhasilan sembuh dari Covid-19 adalah disiplin. Dia mencontohkan kesembuhan Ergon Pranata Pieters. Pria 26 tahun asal Palangkaraya itu didiagnosis positif Covid-19 setelah pulang dari Bogor melakukan tugas kerjanya pada 1 Maret 2020.

Beberapa hari setelah pulang Ergon mulai merasakan demam, sedikit batuk, dan pusing yang berat. Akhirnya ia memeriksakan diri di rumah sakit swasta di Palangkaraya yang kemudian menyatakan ia sebagai PDP dan dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus.

- Advertisement -

Di RSUD Doris, keluarlah hasil tes yang menyatakan bahwa dia positif terjangkit Covid-19 pada tanggal 25 Maret 2020. Hasil tes tersebut membuat ia melakukan berbagai treatment penyembuhan di RSUD Doris.

Ketika diisiloasi ia diberikan oleh teman kakaknya Puryfing Hand Cleanse dan Body and Surface Antiseptik dari Laili Hijrah Series yang diproduksi di Surabaya.

Ergon (kanan)

Dengan melakukan berbagai treatment penyembuhan dari rumah sakit, dan menggunakan produk hand sanitizer serta antiseptik, Ergon akhirnya dinyatakan negatif pada tanggal 1 April 2020.

Pesan dari Ergon untuk masyarakat adalah “Tetap lakukan social distancing, stay at home, dan selalu disiplin jaga kebersihan dengan menggunakan hand sanitizer ataupun antiseptic sehingga terhindar dari bakteri, virus, dan kuman.” (bee 3)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.