Mantan Kapolres Meninggal Usai Tergelincir di Gunung Parang

21

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BEERITA.ID – Kabar duka datang dari keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia. Salah satu anggotanya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andi Nurwandi meninggal usai tali yang digunakan untuk mendaki tebing Gunung Parang, Purwakarta terputus kemarin (14/12).

Nyawa mantan Kapolres Padangsidimpuan itu tak terselamatkan setelah jatuh dari ketinggian sekitar 50 meter. Menurut keterangan sementara yang diperoleh polisi, korban meninggal saat perjalanan menuju ke rumah sakit.

- Advertisement -

“Pada saat terjatuh masih ada detak jantung dan di perjalanan almarhum meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta AKBP Handreas Ardian seperti dikutip dari Kompas.com.

Handreas mengatakan, sore itu Andi beserta adik dan anaknya naik ke tebing Gunung Parang. Lalu, saat korban dalam perjalanan turun tebing, tiba-tiba tali yang digunakan putus. Sementara itu, petugas kepolisian Polres Purwakarta segera menuju ke lokasi kejadian. Polisi pun berencana akan kembali melakukan olah tempat kejadian perkara. “Ini anggota kami masih mau olah TKP lagi, karena semalam gelap,” kata dia. Seperti diketahui, Andi merupakan mantan Kapolres Padangsidimpuan. Jenazah rencananya akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Jatijajar, Desa Sukatani, Kabupaten Purwakarta pada Minggu pagi ini. (Bee 4)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.