

Sutjipto Widarta selaku pemilik mengatakan bahwa dengan menggunakan kecombrang, citarasa masakannya menjadi memiliki ciri khas tersendiri. “Kecombrang ini sangat cocok buat segala macam masakan. Terutama masakan yang memiliki citarasa pedas dan asam atau makanan bersantan,” ujarnya.

Soetjipto yang memang memiliki hobi memasak ini, tidak sekadar menambah kecombrang saja. Tapi dirinya juga melakukan survei untuk jenis makanan yang bisa ditambah kecombrang dan menjadi lebih nikmat.
“Misalnya rawon Surabaya. Saya cari rawon Surabaya yang terkenal enak. Kemudian saya dapatkan bumbu dan rajikannya, terus saya kolaborasikan dengan kecombrang, dan hasilnya ternyata lebih nikmat,” beber Soetjipto.

Setelah bagi resep olahan kecombrang, ternyata banyak yang meminta untuk pesan antar. Kemudian Soetjipto membuka layanan tersebut. Namun permintaan bertambah, untuk bisa makan di tempat.
“Nah inilah yang mendorong saya kemudian membuka restoran Dapoer Kecombrang Surabaya ini,” ujar Soetjipto.



